Welcome to our website

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. ed ut perspiciatis unde omnis iste.

Jangan Banting Stir Sampai habis (mentok)

Akibat lahan parkir sempit, banyak pengendara kesulitan saat memarkir mobil. Bila ingin praktis dan cepat, kemudi diputar sampai mentok. `Banting habis` steer sampai mentok ke kiri maupun ke kanan.

Tapi, hati-hati. Khususnya, bagi pengendara yang mengemudikan mobil dengan power steering. Bersabarlah sedikit. Pengguna mobil dengan power steering sebaiknya tidak memutar kemudi sampai mentok ke sudut kiri maupun kanan. Bila terlanjur mentok, segera putar balik. Cukup putar balik sedikit saja. Yang penting, tidak mentok!

Sebab, saat power steering mentok, tekanan minyak power steering berada di posisi paling tinggi. Temperatur pun jadi naik. Ruangan yang panas ini kurang baik bagi komponen-komponen power steering yang terbuat dari karet. Seal pompa, rack and pinion, atau selang-selang misalnya.

Bila terkena suhu yang tinggi terus-menerus, bahan-bahan dari karet (seal) tersebut akan cepat aus, keras dan tidak elastis lagi. Yang lebih berbahaya lagi, suhu berlebih itu bisa menyebabkan seal-seal jebol.

Biasanya, keausan seal-seal akan menyebabkan power steering bocor. Karet-karet tidak menutup rapat dan oli power steering merembes keluar sistem. Berikutnya, fungsi dan performa power steering akan menurun. Sangatlah menyebalkan bila sudah mengadopsi power steering, tapi saat memutar kemudi tetap terasa berat.

Jadi, hati-hati memutar kemudi power steering. Selain saat memarkir mobil, kebiasaan membanting habis putaran kemudi ini umumnya terjadi juga di saat melewati tikungan tajam dan U turn.

Mengganti Sekring (fuse) mobil

Bagi kebanyakan pemilik mobil, meski mungkin sudah tidak asing dengan nama sekring, tapi tak tahu letaknya. Padahal, fungsinya cukup vital, bisa mencegah rusaknya peranti mobil dan melindungi penumpang mobil dari bahaya korsleting (kebakaran). Sekring ini benda yang kecil, tetapi memiliki karakter yang sensitif. Fungsinya menjaga listrik agar tidak melebihi kebutuhan. Jika suplai kelebihan, maka ia akan terbakar dan membuat aliran listrik terputus. Letaknya, ada yang di bawah dasbor dekat pengemudi, ada pula yang di ruang mesin.

Continue reading “Mengganti Sekring (fuse) mobil” »

Memilih ban mobil yang tepat

Sering kita dibingungkan pada pilihan, ban mana yang cocok dengan mobil kita. Memasangkan ban yang tidak sesuai akan mendatangkan kerugian bagi yang menggunakannya. Disamping konstruksinya tidak sesuai, juga dapat merusak bagian dari mobil. Umur pakai menjadi lebih pendek dan sering dapat menghilangkan kenyamanan. Umumnya kita jumpai ada 2 jenis ban di pasaran, yaitu jenis ban radial dan bukan radial (bias). Secara sepintas kedua jenis ban ini hampir sama, namun sebenarnya kedua ban ini sangat berbeda konstruksinya. Perbedaan konstruksi ban ini sangat erat hubungannya pada jenis mobil apa ban tersebut dapat dipergunakan seperti :

6.00-14 6PR

Angka 6.00 adalah angka yang menunjukkan lebar penampang ban tersebut dalam satuan inchi (lk 153 mm). 14 adalah diameter dari ring (velg) juga dalam satuan inchi. 4PR atau 4 Ply Rating menunjukkan berlapis lapisnya ply-cord, bukan hanya 4 lapis tetapi PR digunakan untuk menunjukkan suatu ban dengan beban maksimum yang diizinkan. Ban dengan ukuran ini dapat menerima beban maksimum 615 kg setiap ban, pada tekanan angin 47 psi.

185/70 SR 13 dan 185/60 HR14

Ban dengan huruf R ini menunjukkan bahwa jenis ban ini adalah radial yang khusus digunakan pada mobil penumpang sedan. Huruf S dengan diameter velk 13 inchi menandakan bahwa kecepatan maksimal ban ini adalah 175 km/jam, sedangkan huruf H sampai 210 km/jam dan V untuk kecepatan di atas 210 km/jam. Tekanan angin antara 28 sampai 30 psi dan beban maksimum yang dapat diterima 400 kg/tiap hari. Angka 70 dan 60 adalah aspek rasio dari ban (tinggi berbanding lebar penampang ban), sedangkan 185 adalah lebar penampang ban dalam millimeter.

175 R 13 6PR (LT – COMMERCIAl)

Ban ini sangat cocok untuk kendaraan minibus karena sifatnya radial yang memberikan kenyamanan, tetapi tidak mengabaikan stabilitas sesuai dengan permintaan pabrik pembuat mobil. Karena daya dukung terhadap beban keseluruhan mobil bisa mencapai 2.100 kg. Disamping itu permintaan pabrik bahwa tekanan ban depan 28 psi dan belakang 49 psi dapat dipenuhi (2Kg/CM2 dan 3,5 Kg/CM2). Tulisan 6PR menunjukkan tekanan angin yang diizinkan sampai 50 psi dan beban yang dapat diterima oleh setiap ban 525 kg. Sedangkan LT adalah singkatan dari Light Truck.

Tips Menggunakan Modem Smart CE 682 UI

Dengan banyaknya provider internet dewasa ini, kita harus pintar – pintar memilih provider untuk akses internet, khususnya yang tinggal di daerah pedesaan atau yang jauh dari jangkauan tower BTS. Ada beberapa provider bermunculan dengan menawarkan akses internet yang mungkin tidak seperti kenyataannya.
OK… untuk kali ini saya akan bahas sedikit trik mengoptimalkan kinerja modem smart CE 682 UI yang dibandrol dengan harga Rp. 199.000, cukup murahkan .
Nah salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah mengubah type network yang digunakan oleh modem. Ada terdapat 3 pilihan mode jaringan yaitu Mode 1x only, Mode EVDO only dan Mode Hybrid. Trus apa maksud dari ketiga mode jaringan tersebut? Kita akan membahas satu per satu ketiga mode jaringan tersebut yaitu Mode 1x, Mode EVDO dan Mode Hybrid.
1. Mode Jaringan 1x
Jika pada jaringan GSM bisa dikatakan mode jaringan 1x ini ada di jaringan GPRS. Pada mode jaringan 1x mendukung voice (panggilan telepon), SMS, dan paket data (internet). Jika anda mengaktifkan mode ini maka anda bisa berinternet sambil melakukan panggilan atau pun berkirim SMS. Akan tetapi kecepatan internet pada mode ini lebih rendah dibandingkan jika menggunakan mode jaringan EVDO yaitu hanya sampai pada 153 Kbps.

Mode jaringan 1x biasanya digunakan di daerah-daerah terpencil yang jauh dari perkotaan dan jauh dari tower (pemancar) karena pada darah tersebut biasanya tidak menangkap sinyal EVDO. Makanya jika suatu saat anda membeli modem Smartfren UC 682 UIatau modem CDMA yang lain, setelah dihubungkan ke komputer dan instalasi selesai ternyata tidak ada sinyal yang muncul, maka anda harus merubah pengaturan jaringan dengan memilih Mode 1x only, siapa tahu di daerah anda tidak menangkap sinyal EVDO. Caranya adalah dengan seperti berikut :

2. Mode Jaringan EVDO

Jika pada jaringan GSM Mode jaringan EVDO ini ada pada jaringan 3G/HSDPA, begitu kasarannya. Kecepatan download pada mode EVDO bisa sampai 3,1 Mbps dan kecepatan uploadnya bisa sampai 1,8 Mbps (Itu janji dari providernya). Tuh kan, terpaut jauh dari Mode jaringan 1x, hampir 20 kali lipat. Sinyal EVDO hanya bisa ditangkap di daerah perkotaan, yang paling kuat ya yang dekat dengan tower.

Tapi jangan senang dulu, walaupun pada jaringan EVDO memiliki kecepatan internet yang 20 kali lebih cepat daripada jaringan 1x namun pada jaringan EVDO ini hanya mendukung paket data internet saja, jadi untuk voice (panggilan telepon) dan SMS tidak bisa digunakan. Jadi anda hanya bisa berinternet pada mode jaringan EVDO. Loh kenapa kok EVDO didesain cuma bisa untuk berinternet saja, padahal jika pada GSM jaringan 3G bisa untuk berinternet juga bisa melakukan SMS atau telepon? Kalau ini saya kurang paham sih, hanya providernya yang tahu tujuan dibuat begini.

Kalau anda membeli modem Smartfren UC 682 UI hanya ditujukan untuk menikmati layanan internet dan daerah anda menjangkau sinyal EVDO maka saya sarankan anda pilih mode EVDO only. Lagian anda membeli modem pasti bertujuan digunakan untuk berinternet, jarang atau bahkan tidak ada seseorang membeli modem dengan tujuan digunakan untuk SMS-an atau teleponan.

3. Mode Jaringan Hybrid
Nah, kalau mode jaringan Hybrid jika disamakan denan jaringan GSM mode ini bisa dibilang adalah Dual Mode. Jadi mode jaringan Hybrid akan mengaktifkan kedua mode di atas yaitu mode 1x only dan mode EVDO only. Jadi secara otomatis jika anda memilih Mode Hybrid maka anda bisa berselancar internet dengan kecepatan yang tinggi sampai 3,1 Mbps dan juga bisa melakukan panggilan telepon dan ber-SMS.
Untuk cara kerjanya kurang lebih begini, pada mode Hybrid kedua mode di atas (mode 1x dan mode EVDO) akan berpindah-pindah otomatis antara mode 1x only dan mode EVDO only. Jadi ketika komputer anda terhubung ke internet dan mendapatkan sinyal EVDO, maka dia akan berjalan di mode EVDO dan anda bisa mendapatkan kecepatan sampai 3,1 Mbps, tapi ketika ada SMS atau panggilan telepon masuk, modem akan mengganti mode secara otomatis ke mode 1x.
Mode jaringan Hybrid ini memiliki beberapa kekurangan dan resiko yang jelek, diantaranya:
- Mode Hybrid hanya bisa dinikmati di perkotaan dan daerah yang menjangkau sinyal EVDO
- Dari cara kerja mode Hybrid di atas yang akan otomatis berpindah-pindah mode dari EVDO ke 1x atau sebaliknya bisa dikatakan kerja modem semakin berat
- Dengan kerja modem yang semakin berat akan membuat modem menjadi cepat panas bahkan bisa jadi panas yang berlebihan
- Dengan modem yang selalu panas apalagi panas yang berlebihan mengakibatkan umur modem yang tidak lama, bisa juga mengakibatkan kerusakan pada komponen di dalamnya, dan yang paling sering terjadi jika modem panas berlebihan adalah sinyal menjadi turun dan otomatis internet menjadi lemot. Kecuali anda bisa membuat modem tidak panas, ada caranya kok nanti kapan-kapan kita bahas.

Nah, itulah beberapa kekurangan jika kita menggunakan Mode Hybrid untuk modem. Saran saya sebaiknya anda pilih mode 1x atau EVDO saja. Di lihat dulu daerah anda, jika anda berada di daerah yang menjangkau sinyal EVDO maka aktifkan mode EVDO only, sebaliknya jika anda berada pada daerah yang tidak menjangkau sinyal EVDO lebih baik pilih mode 1x only.

Tips Mengganti Wipper

Pada saat musim hujan seperti ini, ada beberapa komponen pada mobil harus mendapatkan perhatian yang lebih dari biasanya.

Selain sistem pendingin udara (AC), penghapus kaca (wiper) juga penting. Ingat walaupun motor penggerak bekerja normal, tapi jika sapuannya tidak optimal, maka seperti itu akan membuat perjalanan terganggu.

Untuk itu, jika ingin mengoptimalkan kembali dan memang harus dengan mengganti tetapi Anda malas untuk pergi ke bengkel, ada langkah-langkah disini untuk mengganti wiper.

1. Ukur terlebih dahulu dan pakailah satuan inchi, ukur wiper yang terdahulu menempel di mobil Anda.
2. Lebih baik memilih ukuran wiper aftermarket yang tepat dengan ukuran mobil Anda.
3. Lepaskan wiper lama, yakni dengan menekan dan dorong ke bawah untuk melepaskan konstruksi wiper dari rumahnya, dan lakukan cara yang sama pada wiper lainnya.
4. Bersihkan kotoran yang melekat di sekitar rumah wiper
5. Pasang wiper baru. Pastikan antara pengait konstruksi wiper dan rumah wiper bertautan dengan sempurna.
6. Fungsikan motor penggerak wiper, kemudian perhatikan sapuan di permukaan kaca depan.

 

Berikut cara untuk mengganti wipper :

Tekanan Ban ideal

Sudah menjadi hal wajib bagi pengemudi untuk mengetahui tekanan ideal ban kendaraannya. Tekanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mobil tidak hanya mencederai poin pengendalian dan kenyamanan, namun juga berbahaya bagi keselamatan.

Indeks tekanan ban dapat dilihat pada buku manual atau pada panel pintu pengemudi yang biasanya tercantum di pilar B. Namun yang tertera di situ adalah tekanan ban standar, sedangkan jika ban mobil sudah diganti dengan ukuran berbeda, otomatis tekanan udara yang diisikan harus berbeda pula.

Tidak sedikit pemilik mobil yang melakukan penggantian ban demi alasan kepraktisan maupun keindahan. Dan tak jarang pula digunakan ban dengan diameter overall lebih besar dari standar (inch up) atau mengecil, dengan profil ban yang lebih tebal atau tipis, juga dengan tapak yang semakin lebar atau malah menyempit.

Intinya, petunjuk yang diberikan oleh Buku Pedoman Pemilik Kendaraan sudah tidak berlaku lagi, mengingat spesifikasi ban yang digunakan sudah tak sama dengan standar.

Misalnya Nissan Grand Livina yang ban standarnya berukuran 185/65 R15 88H. Dengan mobil diisi 3 orang, tekanan yang direkomendasikan oleh ATPM Nissan adalah 35 psi untuk roda depan dan belakang.

Bila sang pemilik mengganti ban dengan ukuran 215/45 R17 87V, berapakah tekanan angin idealnya? Patokannya selalu bertolak dari alasan agar ban mampu menopang bobot yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Karena pihak pabrikan telah melakukan riset dan memperhitungkan ukuran yang paling tepat bagi produknya. Tak lupa untuk perhatikan kode load index (indeks beban) dari ban tersebut, kemudian cocokkan dengan tabel load index.

Indeks beban dapat dilihat dari dua angka terakhir sebelum simbol huruf. Untuk ban standar Grand Livina, load index-nya adalah 88. Di tabel terlihat kode 88 menandakan ban yang bersangkutan mampu menopang beban hingga 560 kg jika diisi dengan tekanan 35 psi.

Sedangkan ban yang baru memiliki kode load index 87. Berdasarkan tabel, jika diisi dengan tekanan 35 psi ban ini memiliki kemampuan menanggung beban hingga 545 kg. Dari sini terlihat ban yang baru harus disesuaikan agar mampu mencapai beban maksimum seperti ban sebelumnya.

Pada tabel, agar ban 215/45 R17 87V dapat mencapai beban maksimum – atau setidaknya mendekati – 560 kg adalah jika diisi dengan tekanan 37 psi. Dengan tekanan ini ban baru yang digunakan mampu menopang beban sebesar 561 kg.

Apa saja yang perlu diperhatikan?
• Pastikan untuk mengukur dan mengisi ban ketika suhunya dingin.

• Meskipun tidak selalu demikian, namun ban dengan profil yang lebih tipis biasanya memiliki kode indeks beban yang lebih kecil. Sehingga Anda harus melakukan langkah penghitungan ulang jika mobil hendak diisi dengan beban ekstra.

• Load index berhubungan langsung dengan tekanan angin ban. Sebuah ban yang memiliki load index 88 mampu mengusung 560 kg dengan tekanan 35 psi. Ketika tekanan anginnya turun menjadi hanya 30 psi, maka beban yang mampu ditopangnya berkurang menjadi 520 kg.

Produsen sudah menghitung
Kemampuan setiap ban standar Nissan Grand Livina untuk menopang bobot seberat 560 kg, jika dikali 4 (seluruh roda) menghasilkan angka 2.240 kg. Bisa jadi akan timbul pertanyaan. Mengapa Nissan Grand Livina yang bobot kosongnya (curb weight) hanya 1.250 kg harus diisi tekanan angin yang dibutuhkan untuk bobot 2 ton lebih?

Untuk menjadikan sebuah mobil layak jalan maka diperlukan aneka fluida seperti oli mesin, transmisi, cairan radiator, air washer wiper, dan tentunya bahan bakar. Hitungan kasarnya, semua zat cair tersebut menambah berat 100 kg. Lalu ditambah penumpang 3 orang dengan asumsi 60 kg per orang, maka ada tambahan lagi 180 kg.

Sehingga total dengan tambahan ini bobot Grand Livina adalah 1.530 kg. Angka ini masih terpaut 710 kg dari 2,24 ton yang menjadi kemampuan maksimum ban. Namun masih ada beberapa faktor yang perlu diperhitungkan.

Angka itu merupakan kalkulasi ATPM untuk memenuhi kebutuhan mobil agar mencapai performa optimalnya. Terutama untuk mendapatkan Self Aligning Torque (SAT), handling, respons kemudi, dan kinerja rem yang baik.

Pentingnya Spooring dan Balancing

pernahkan Anda merasakan suatu guncangan hebat dalam mobil setelah berpapasan dengan bus atau mobil besar lainnya pada kecepatan tinggi. Sebagian orang meduga kalau efek limbung yang terjadi itu disebabkan oleh kecilnya ukuran mobil yang kita naiki. Pada kenyataannya, gejala limbung ini tidak terjadi pada mobil kecil (contoh: Mitsubishi Colt) yang dikabarkan seorang kawan saat dibawa mudik lebaran kemarin. Ketahuilah bahwa semua itu kuncinya pada keselarasan(spooring) dan keseimbangan (Balancing) roda serta piranti kemudi (setir) sebagai pengendali gerakan mobil.

Continue reading “Pentingnya Spooring dan Balancing” »

Aturan Mengganti Oli Mobil

Setiap kendaraan pastinya tidak bisa terlepas dari pemakaian oli atau pelumas. Beberapa bagian seperti mesin, transmisi, gardan, rem hidrolik, kopling (clutch) hidrolik dan power steering agar dapat bekerja dengan sempurna dan terhindar dari kerusakan yang merugikan dan membahayakan.

Continue reading “Aturan Mengganti Oli Mobil” »

Tips Mencuci Mobil yang benar

Banyak dari kita kurang begitu mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat mencuci mobil. Berikut adalah tips yang perlu diketahui untuk mencuci mobil dengan benar :

Tips Membeli Mobil Bekas

membeli mobil bekas membantu Anda untuk lebih leluasa mencari mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan transportasi Anda. Bahkan kebutuhan prestise. Anda juga bisa mendapatkan mobil berkualitas dengan harga terjangkau. Asal tahu caranya.
Continue reading “Tips Membeli Mobil Bekas” »